Jumat

PENDAMPINGAN DAN MONEV TANAMAN SILIN

Pakar Silvikultur (Prof.Dr.Ir. Deddy Hadriyanto, M.Agr)  beserta Penelaah Data Produksi Hutan Alam (Taufiq Hidayat, S.Hut) Direktorat Bina Usaha Hutan Alam Kementerian Kehutanan RI, pada tanggal 14 Desember 2012 mengunjungi IUPHHK-HA PT Intracawood Manufacturing di Tarakan dalam rangka Pendampingan dan Monitoring, Evaluasi Tanaman Silin.


IUPHHK-HA PT. Intracawood Manufacturing merupakan IUPHHK-HA yang menerapkan 2 (dua) sistem silvikultur dalam pengelolaan hutannya, yaitu sistem TPTI dan TPTJ   yang didasarkan pada Permenhut No. P. 11/Menhut-II/2009 dan SK Dirjen BPK No. P.9/VI/BPHA/2009.

PT. Intracawood Manufacturing mengawali penerapan sistem Silvikultur Intensif pada Blok RKT 2008. Penunjukan IUPHHK-HA sebagai pelaksana silvikultur TPTJ melalui SK No.31/VI-BPHA/2010 yang merupakan kelanjutan dari penunjukan IUPHHK model pembangunan silvikultur TPTI Intensif dengan SK No.41/VI-BPHA/2007.




























Selasa

PELATIHAN PENYELIA PROFESIONAL


Penyelia adalah seseorang yang diberikan tugas dalam sebuah perusahaan sebagaimana ia mempunyai kuasa dan wewenang untuk mengeluarkan perintah kepada rekan kerja bawahannya.
Dengan kata lain penyelia adalah seseorang yang menyelia atau yang mempunyai wewenang untuk memberi arahan.

Peran kerja penyelia berada di tingkat madya, yaitu di antara para atasan perancang kebijakan dan di antara para  pelaksana di lapangan, maka tugas utama penyelia ialah untuk melakukan penyeliaan terhadap para  pelaksana  kegiatan perusahaan sehari-hari. 
Ir. Adang HS / Instruktur

Oleh karena itu, seorang penyelia harus memiliki kemampuan yang bermutu tinggi dan mencakup keterampilan membina hubungan baik di antara atasan dan bawahan; keterampilan terhadap kegunaan dan peran kerja agar mampu bekerja dengan baik, berdayacipta (creative), berhasilguna, bermutu, mampu menghasilkan, berdayaguna (efficient), berturutkerja (synergetic), dan cerdas melakukan penyeliaan terhadap bawahan; keterampilan kecerdasan jiwa batiniah (emotional intelligence) serta pola pikir yang membina watak baik.

Guna meningkatkan dan menyiapkan penyelia-penyelia yang memiliki kemampuan tinggi sesuai harapan perusahaan tersebut, PT Intracawood Manufacturing melalui bagian Training & Development Human Resources Development Division secara rutin melakukan Pelatihan Penyelia Profesional.

Peserta Pelatihan Penyelia Profesional pada kesempatan kali ini adalah  penyelia setingkat Superintendent di lingkup Forestry Division dengan materi dan instruktur sebagai berikut:
  1. Supervisi Tenaga Kerja                                         : Ir. Adang Hendra, S
  2. Teknik Komunikasi                                               : M. Gesit, SH
  3. Dinamika Kelompok                                             : Amin, Spd
  4. Produktivitas dan efektifitas Kerja                         : H. Muslimin
  5. Pengelolaan Hutan & Sertifikasi di Indonesia        : Ir. Jama
  6. Teknik Negosiasi                                                  : Ir. Adang Hendra, S
  7. Teknik Quality Control                                          : H. Muslimin
  8. K3                                                                       : Bambang P, A.Md

Ir. Jama / Instruktur




Peserta / Penyelia Forestry Division

Jumat

Penyegaran dan Pemahaman serta Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)

Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi, SDM pada dasarnya merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Sesuai perkembangannya, SDM dipandang bukan hanya sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi.

Terkait dengan hal tersebut diatas dan dengan diberlakukannya Struktur Organisasi Forestry Division tahun 2012 ini,  maka Forestry Division Manager memberikan Refresh/penyegaran tentang Sumber Daya Manusia, memotivasi peningkatan kemampuan SDM sekaligus mensosialisasikan Struktur Organisasi Forestry Division tahun 2012









Kamis

PENATAAN DAN INVENTARISASI EKOSISTEM LANGKA (KLARU/RAWA BERUMPUT ILALANG)

Berdasarkan hasil re-identifikasi HCVF  dan hasil studi Ecoregional Concervation Asessment (ECA) oleh The Nature Conservancy (TNC) tahun 2010 dan dengan pendekatan land-system RePProt diketahui bahwa areal konsesi PT Intracawood Manufacturing terdapat  tipe ekosistem langka berupa ekosistem rawa berumput ilalang (Klaru) yang terdapat disebelah utara dan tepat berada di batas areal.

Tipe ekosistem tersebut memiliki luasan yang kecil dan berada didekat batas konsesi hal ini menyebabkan tipe ekosistem yang langka tersebut mudah terancam keberadaannya. Untuk melindungi keberadaan ekosistem tersebut IUPHHK-HA PT Intracawood Manufacturing melaksanakan perlindungan dan pengelolaan kawasan klaru tersebut berupa Penataan Batas dan Inventarisasi Flora Fauna.


Team Klaru
Tanda Batas Kawasan

Tanda Batas

Vegetasi Klaru

Vegetasi Klaru

Jejak Satwa


Rabu

Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2012


"Dengan sepenuh hati demi anak cucu kita, demi bumi kita, kita ingin mengurangi emisi karbon sebesar 26 persen sebelum tahun 2020,                tanpa terlalu banyak debat dan berdiskusi kita menata kembali hutan kita, moratorium untuk lahan gambut, kita memerangi kebakaran hutan, kita memerangi illegal logging, kita menghutankan kembali, dan yang tidak kalah penting kita menanam pohon  dengan target 1 miliar pohon"                                                                                                                                                                                  
Sepenggal kutipan sambutan Presiden RI   pada puncak acara Hari Menanam Pohon Indonesia  (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2012 di Kawasan Hutan Kota, Komplek Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng mengingatkan kita akan arti pentingnya menjaga dan melestarikan hutan dengan kegiatan penanaman pohon.
Di Kota Tarakan, Kabupaten  Malinau dan  Kabupaten Bulungan khususnya pelaksanaan kegiatan  Hari Menanam Pohon Indonesia  (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2012 di pusatkan di masing-masing Kota/Kabupaten. Untuk Kota Tarakan puncak acara Hari Menanam Pohon Indonesia dipusatkan di lokasi Embung Air Persemaian Kelurahan Karang Harapan sedangkan Kabupaten Bulungan di pusatkan di lokasi SMK 3 Tanjung Selor.
PT. Intracawood Manufacturing sebagai salah satu unit manajemen yang berada di Utara Kaltim turut serta berpartisipasi dalam rangka ikut mensukseskan Gerakan Menanam Pohon

1. HMPI Kota Tarakan


2. HMPI Kabupaten Bulungan

Inventarisasi Flora Fauna pada Kawasan Plasma Nuftah (KPN)

PENDAHULUAN

Plasma Nutfah adalah sumber daya genetik yang dimiliki oleh suatu kawasan , baik yang tergolong flora maupun fauna. Hutan alam sebagai penyedia plasma nutfah merupakan satu kumpulan yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan sumberdaya genetik yang sangat penting bagi kehidupan manusia sesuai peranan dan kegunaan masing-asing dalam rangkaian ekosistem.


Untuk menjaga dan mempertahankan
kelestarian serta ketersediaan sumberdaya genetik di dalam kawasan hutan, IUPHHK-HA PT Intracawood Manufacturing telah mencadangkan dan menetapkan suatu kawasan sebagai Kawasan Plasma Nutfah di dalam areal konsesinya.


Letak & Luas

Areal Kawasan Plasma Nutfah terletak N : 03o 23' 42,5''   dan E : 116o 44' 30,4'' E, berada di administrasi pemerintah kab. Malinau, DAS/Sub DAS Sesayap/Seputuk serta blok RKT 2001 Unit Bengalun dengan luas efektif 123 Ha.

Tujuan
  • Menyelamatkan plasma nutfah yang ada dalam areal konsesi
  • Melindungi sistem penyangga kehidupan dan pengawetan keanekaragaman flora fauna dan ekosistemnya
  • sebagai tempat penelitian dan pelestarian sumber daya genetik serta sumber daya hayati beserta ekosistemnya
Pelaksanaan Kegiatan
1. Pemeliharaan Batas
  • Menentukan starting point berdasarkan peta kerja
  • Merintis dan mengukur jalur batas
  • Membersihkan/mengecat ulang pal batas dan tanda pada jalur batas 

2. Inventarisasi Flora
~  Semai dengan ukuran plot 2 m X 2m
~  Pancang dengan ukuran plot 5m X 5m
~  Tiang dengan ukuran plot 10m X 10m
~  Pohon dengan ukuran plot 20m X 20m

3.  Inventarisasi Fauna  
~  Mamalia
~  Aves

Analisa Data
1. Analisa Inventarisasi Flora
2. Analisa Inventarisasi Fauna