Selasa

BULAN KE TIGA SAKA WANA BAKTI KWARAN SEKATAK




Salam Pramuka.....

Memasuki bulan ke 3 (tiga) Program Kerja Satuan Karya Wana Bakti Angkatan I Kwaran Sekatak, masing-masing krida masih terkonsentrasi pada pembekalan materi sesuai pilihan krida
  1. Krida Tata Wana  penyampaian materi berupa  Pengukuran tahap 2 yang disampaikan oleh kak Suryono,  
  2. Krida Bina Wana penyampaian materi berupa Pengenalan  Jenis Pohon yang disampaikan oleh Kak Nasir & Tarmujo
  3. Krida Reksa Wana penyampaian materi berupa Pengamatan Mamalia yang disampaikan oleh Kak Wahiman & Agus Sunaryo

Proses belajar dan penyampaian materi pun tidak harus dilaksanakan di dalam ruangan sebagian krida justru pemberian materi dilaksanakan di luar ruangan seperti krida Reksa Wana dengan topik Pengamatan Mamalia ataupun reksa Bina Wana dengan topik Pengenalan jenis pohon




Senin

INTRACA FOREST PARK

                                         SATU KUNJUNGAN  SATU TANAMAN  


Intraca Forest  Park merupakan   Miniatur Hutan Hujan Tropis (Tropcal Rain Forest)  Kalimantan Timur  yang terletak di dalam kawasan industry PT Intracawood Manufacturing di Kota Tarakan.  Dengan luas kawasan PT. Intracawood Manufacturing ± 132.32  Ha, PT. Intracawood Manufacturing mengalokasikan sebagaian lahan untuk dijadikan kawasan konservasi yang selanjutnya ditetapkan dengan nama Intraca Forest Park,   Pembangunan Intraca Forest Park dirancang dan bangun dengan tetap mempertahankan kondisi alam yang ada dengan  tata ruang berupa Bukit Hutan Alam dan demplot TPTI, Hutan Rawa, Area Penanaman Pohon Meranti, Aliran Sungai & Rawa, Kolam Air serta dilengkapi dengan jalan setapak dan jalan jembatan, pos jaga serta berbagai jenis tanaman fast growing.



Berada di Kelurahan Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara, Lokasi Intraca Forest Park  berjarak sekitar  20 Km atau  sekitar 30 menit  perjalanan darat dari pusat Kota Tarakan, dengan tata ruang yang ada Intraca Forest Park memungkinkan untuk dijadikan sebagai lokasi penelitian maupun kegiatan outbound.

Jembatan Kayu



Menuju lokasi Intraca Forest Park selain melalui jalan setapak juga harus melewati jembatan kayu yang menghubungkan area penanaman meranti dan bukit Hutan Alam, di kiri kanan sepanjang jembatan kayu ditanami jenis pohon fast growing serta mengalir sungai kecil di bawah jembatan.
Pondok/Pos Jaga
Sebuah pondok dibangun sebagai tempat istirahat setelah mengunjungi Intraca Forest Park dan menanam pohon, pondok tersebut juga digunakan sebagai pos bagi Satuan Pengamanan.


Kolam
Berbagai jenis ikan air tawar menghuni dan mendiami kolam-kolam yang terdapat di dalam lokasi Intraca Forest Park, fungsi utama kolam-kolam adalah sebagai pemasok sumber air bersih untuk mencukupi kebutuhan air bersih di Industri, mess karyawan  serta komplek perumahan karyawan  PT. Intracawood Manufacturing namun demikian keberadaan kolam juga dimanfaatkan sebagai lokasi pemancingan


Area Penanaman

JEJAK  MU  ADALAH TANAMAN  MU









adalah lokasi yang diperuntukkan bagi pengunjung untuk meninggalkan jejak berupa tanaman. Berbagai Instansi/lembaga baik pemerintah maupun swasta yang berkunjung ataupun dinas ke PT Intracawood Manufacturing pada kesempatan tertentu akan dibawa di lokasi ini untuk melaksanakan penanaman pohon khususnya jenis-jenis Meranti














Jenis-jenis  tanaman  yang ada di area penanaman Intraca Forest Park,  baik jenis fast growing maupun jenis Dipterocarpa  merupakan hasil tanaman dari berbagai instansi ataupun lembaga baik pemerintah maupun swasta, tidak ketinggalan pula unit kerja-unit kerja  yang ada di PT. Intracawood Manufacturing juga telah meninggalkan jejaknya berupa tanaman di Intraca Forest Park.


Kamis

KAJIAN EFEKTIFITAS SISTEM SILVIKULTUR TPTJ TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS HUTAN

Balai Besar Penelitian Dipterokarpa, Samarinda melalui Surat No. S.484/VII/lit.7/2012  menugaskan Tim Penelitinya untuk melaksanakan kegiatan Kajian Efektifitas Sistem-sistem Silvikultur (TPTJ/TPTI/TR) terhadap peningkatan produkstifitas hutan dari aspek Produksi/Ekonomi, Ekologi, dan Sosial di areal PT. Intracawood Manufacturing:
Peneliti-peneliti yang ditugaskan berdasarkan surat tugas tersebut diatas antara lain:
1.  Nama      :  Karmilasanti, S.Hut
     Jabatan    :  Peneliti
2.  Nama      :  Catur Budi Wiati, S.Hut, M.Si
     Jabatan    :  Peneliti
3.  Nama      :  Andrian Fernandes, S.Hut
     Jabatan    :  Calon Peneliti
4,  Nama      :  Hadi Jumadin

Kegiatan lapangan meliputi:
  1. Pemelihan Lokasi berdasarkan umur tanaman, yaitu awal RKT TPTI, Pertengahan dan RKT terbaru
  2. Pembuatan 3 plot masing-masing seluas 100 m x 100 m
  3. Pengukuran diameter dan tinggi tanaman
  4. Pengamatan persenta cahaya atau prosentasi naung dan rumpang pada tanaman dalam jalur
  5. Inventarisasi jenis pada tegakan tinggal
  6. Pengukuran diameter dan posisi pohon pada tegakan tinggal
  7. Pengukuran dan pengamatan data lingkungan  (suhu dan kelembaban)
  8. Pengambilan data kebutuhan biaya yang diperlukan pada setiap tahapan kegiatan TPTJ
  9. Wawancara terkait kendala dan kemudahan sistem TPTJ
  10. Pengambilan data persepsi masyarakat terhadap kegiatan TPTJ baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung 
  11. Diskusi hasil kegiatan lapangan

Berikut adalah gambar kegiatan  penelitian






AYO MENANAM>>>>> DI INTRACA FOREST PARK

Menanam.........menanam........dan  terus menanam
Pembangunan Intraca Forest Park yang berada di dalam lokasi industry dengan tataruang yang terdiri dari; Kolam, aliran sungai, jalan setapak, jalan berupa jembatan,  Bukit Hutan Alam, Jalur Tanaman Fast Growing dan Bukit Meranti yang ditanam oleh Tamu yang berkunjung di  Intracawood, sebagaimana kebijakan unit manajemen PT Intracawood Manufacturing, bahwa setiap instansi/lembaga  baik pemerintah maupun swasta yang berkunjung  wajib meninggalkan  jejaknya berupa Tanaman

Berikut adalah beberapa instansi pemerintah ataupun swasta yang terekam jejaknya berupa penanaman pohon di Intraca Forest Park:

1.  Kantor Pelayanan Pajak DJP Madya Balikpapan  (I)







2.  Kantor Pelayanan Pajak DJP Madya Balikpapan  (II)








3.  Auditor SmartWood/FSC





4.  Konsultan / Forestry Division



















5.  Kementerian  Kehutanan